Senin, 8 Juni 2009 07:29 WIB News Share :

Bawaslu tak berencana tarik laporan dari polisi

Jakarta–Kendati sudah diklarifikasi Tim Kampanye SBY-Boediono bahwa Silaturahmi Nasional (Silatnas) bukan kampanye, namun Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) tak berencana menarik laporan dari Kepolisian. Bawaslu menyerahkan laporan ke polisi.

“Kami kemarin hanya melakukan apa yang menjadi tugas kami sesuai dengan temuan-temuan yang ada, kami meneruskannya, atau dalam UU disebut menindaklanjuti kepada kepolisian,” ujar Ketua Bawaslu Nur Hidayat Sardini.

Hidayat menyampaikan hal itu usai bertemu dengan Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (8/6).

“Dan selanjutnya kami serahkan pada instansi lain dalam hal ini Polri. Itu sudah menjadi kewenangan Polri,” imbuhnya.

Apakah itu berarti laporan tetap diteruskan? “Saya katakan kami sudah menindaklanjuti temuan kami, jadi kami sudah melakukan apa yang sudah kami lakukan,” tegas Hidayat.

Dia juga mengatakan akan segera mengadakan rapat pleno menyusul pertemuannya dengan Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono. “Tentu dengan melihat dari sisi objektivitas,” tandas dia.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…