Sabtu, 6 Juni 2009 09:59 WIB Pendidikan Share :

Juli, gelombang kedua UMB-PTS

Jakarta–Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Swasta (UMB-PTS) gelombang kedua akan dilaksanakan pada 11 Juli 2009, kata Koordinator UMB-PTS, Usman Chatib Warsa.

“Gelombang pertama seleksi tersebut dilaksanakan pada Februari dengan sekitar 700 peserta seleksi,” kata Usman di Jakarta, Sabtu (6/6).

Sebanyak 27 universitas swasta di Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Yogyakarta bergabung mengikuti kegiatan seleksi mahasiswa baru ini, katanya.

“Ini merupakan tahun pertama pelaksanaan ujian semacam ini di Indonesia. Ada koordinasi nasional dari 27 PTS tersebut dan ada standar nasional yang digunakan sehingga dapat menghasilkan input yang berkualitas bagi PTS itu sendiri,” kata mantan Rektor UI ini.

Dengan adanya seleksi semacam ini, kata Usman, diharapkan PTS tidak lagi jadi kelas dua karena kualitas input memengaruhi kualitas lulusannya.

“Selama ini ujian seleksi masuk PTS bisa dibilang masih bersifat lokal, berbeda dari satu PTS dengan yang lainnya. Oleh karena itu, dengan adanya seleksi ini diharapkan kualitas input dan lulusan PTS dapat merata,” katanya.

Pendaftaran untuk seleksi ini dimulai sejak 1 Juni 2009. Calon mahasiswa dapat mengikuti ujian UMB-PTS dengan membayarkan uang sebesar Rp 225 ribu untuk program IPA dan IPS.

“Pelaksanaan tahun ini diikuti sekitar 27 PTS di tujuh kota, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya. Setelah diadakan evaluasi pelaksanaan, bukan tidak mungkin jumlah PTS yang akan bergabung juga bertambah. Saat ini sudah ada empat PTS lain yang menyatakan keinginan bergabung,” kata Usman.

Beberapa PTS yang bergabung dengan seleksi ini antara lain Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Nommensen Medan, Universitas Trisakti Jakarta, Universitas Katolik Atmajaya Jakarta dan Yogyakarta, serta Universitas Katolik Parahyangan Bandung.

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…