Jumat, 5 Juni 2009 10:48 WIB News Share :

Presiden serahkan penghargaan Adipura dan Kalpataru

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/6), menyerahkan penghargaan Kalpataru, Adipura, dan Adiwiyata Mandiri dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.

Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan tersebut diserahkan pada pihak-pihak yang mampu melestarikan lingkungan dan memberikan kontribusi pada perbaikan lingkungan.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan buku status lingkungan hidup 2009 dan juga penandatanganan sampul hari pertama perangko seri lingkungan hidup 2009.

Terdapat sejumlah kategori dalam penghargaan Kalpataru, yaitu perintis lingkungan di berikan pada Timotius Hindom dari Kampung Wurkendik Papua Barat,  Viktor Emanuel Raiyon dari Desa Reroroja, Nusa Tenggara Timur, Anyie Apuy Desa Long Alongo, Kaimantan Timur, Alexander Ketaren dari Sumatera Utara dan Kasmir Gindo Sutan dari Sumatera Barat.

Untuk kategori pengabdi lingkungan diberikan pada Kadis SP dari Lombok Utara Nusa Tenggara Barat, Djoni dari Padang Sumatera Barat, Makaampo Ratundulage Madonsa dari Kecamatan Tahuna Induk Sulawesi Utara.

Kategori penyelamat lingkungan, Kalpataru, diberikan pada Lembaga Adat Dayak Wehea dari Kalimantan Timur, Ninik Mamak dari Negeri Enam Tanjung Kampar Riau.

Kategori pembina lingkungan diberikan pada Imdaad Hamid dari Balikpapan Kalimantan Timur dan Irwansyah Idrus dari Jakarta Pusat.

Adipura diberikan untuk kategori Kota Metropolitan pada Kota administrasi Jakarta Pusat, Kota Palembang Sumatera Selatan, Kota Surabaya Jawa Timur, Kota Administrasi Jakarta Selatan,  Kota administrasi Jakarta Utara, Kota administrasi Jakarta Barat, Kota administrasi Jakarta Timur, dan Kota Semarang Jawa Tengah.

Untuk kategori kota besar, Adipura diraih oleh Kota Pekanbaru Riau, Kota Malang Jawa Timur, Kota Balikpapan Kalimantan Timur, Kota Denpasar Bali, Kota Padang Sumatera Barat, Kota Batam Kepulauan Riau, Bandar Lampung, dan Yogyakarta.

Kategori kota sedang terdapat 35 kota yang meraih penghargaan antara lain Kota Tulungagung Jawa Timur, Kota Lumajang, Kota Jombang, Kota Jepara, Madiun, dan Blitar.

Untuk kategori kota kecil terdapat 75 kota pemenang, antara lain Kota Amlapura Bali, Mojosari, Mojokerto Jatim, Sragen Jateng, Watansoppeng Sulsel dan kota Pacitan Jatim.

Penghargaan Adiwiyata Mandiri diserahkan antara lain kepada Sekolah Asiwiyata Mandiri, SDN Paku Jajar CBM Sukabumi Jabar, SDN Kampungdalem I Tulungagung Jatim.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…