Jumat, 5 Juni 2009 19:37 WIB Solo Share :

PPS mulai bentuk KPPS Pemilu presiden

Solo(Espos)--Panitia Pemungutan Suara (PPS) di sejumlah kelurahan di Solo mulai membentuk kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk Pemilu presiden dan wakil presiden (PPWP). Hampir semua anggota merupakan orang lama, yang sebelumnya telah menjadi anggota KPPS Pemilu legislatif.

Ketua PPS Kelurahan Ketelan, Susi Sarehati mengatakan pembentukan KPPS telah dilakukan pekan ini, kendati Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo memberikan batasan hingga Senin (15/6) mendatang. Anggota KPPS PPWP, jelas dia, berasal dari anggota KPPS yang sebelumnya tercatat sebagai KPPS Pemilu legislatif.

“Di Ketelan, jumlah TPS (tempat pemungutan suara-red) berkurang dari sembilan TPS menjadi enam TPS. Jadi, beberapa anggota KPPS lama tidak menjadi anggota KPPS lagi. Kami lebih memilih mempertahankan orang lama, karena telah berpengalaman,” jelas Susi, saat ditemui Espos, di kantor kelurahan setempat, Jumat (5/6).

Susi menyebut, dengan adanya pengurangan jumlah TPS maka setiap KPPS memiliki tanggung jawab yang lebih besar dipandang dari jumlah pemilih. Untuk itu, pihaknya sengaja menempatkan anggota KPPS yang benar-benar terbukti mampu menjalankan tugas pada Pemilu legislatif April lalu. Berdasarkan data pihaknya, jumlah pemilih di Kelurahan Ketelan meningkat, dari sebanyak 2.722 pemilih pada Pemilu legislatif menjadi 2.772 pada PPWP. Dua ribuan pemilih tersebut terbagi dalam enam TPS.

“Karena tanggung jawabnya besar, kami pilih orang lama yang sudah pengalaman,” imbuh dia. Senada disampaikan Ketua PPS Kelurahan Sangkrah, Pasar Kliwon, Asmuni. Menurut dia, pembentukan KPPS dilakukan setelah menerima instruksi awal pekan ini.

tsa

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…