Jumat, 5 Juni 2009 14:15 WIB Ekonomi Share :

Pemerintah dukung KPPU selidiki kartel penjualan semen

Jakarta–Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung langkah Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyelidiki kemungkinan adanya kartel penjualan semen yang mempengaruhi tingkat harga jual semen di pasar.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (5/6).

“Saya dukung KPPU untuk masuk ke sana (penyelidikan kartel semen),” katanya.

Menurutnya, jika masalah kartel tersebut ditanyakan kepada Kementerian Negara BUMN maka ada konflik kepentingan, karena di satu sisi pemerintah punya pabrik semen sendiri tetapi juga tidak ingin harga semen dimonopoli.

“Kalau ditanya ke saya nanti konflik kepentingan. Kita kan punya pabrik semen, di satu sisi ingin keuntungan tinggi tapi di sisi lain kalau struktur engak diperbaiki maka akan merugikan konsumen,” ujarnya.

Meski begitu, ia mengharapkan pemeriksaan kartel semen yang dilakukan KPPU tersebut bisa membenahi struktur pasar semen dalam negeri sehingga bisa lebih efisien.

Selain memeriksa kartel semen, ia juga mengharapkan KPPU bisa melakukan studi dan penelitian terhadap pasar minyak goreng juga.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
dr. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…