Jumat, 5 Juni 2009 18:49 WIB Solo Share :

Pedagang Pasar Windujenar desak Pemkot beri kepastian

Solo (Espos)–Pedagang Pasar Windujenar Solo kembali mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Solo segera memberikan kepastian kapan mereka bisa pindah ke bangunan pasar baru Windujenar di kawasan Ngarsapura.

Pantauan Espos, Jumat (5/6), tiga perwakilan mereka mendatangi Walikota Solo, Joko Widodo di Balaikota.
Salah seorang perwakilan pedagang tersebut, Bambang HP mengungkapkan, tujuannya kemarin datang menemui Walikota adalah untuk menanyakan kepastian kapan para pedagang Windujenar akan mulai menempati bangunan pasar baru.

Pertanyaan itu muncul menyusul belum juga dimulainya proses pemasangan pintu kios di pasar baru. Padahal sesuai target sebelumnya, sekitar Juni-Juli pedagang sudah bisa pindah.

“Ya tadi kami memang menanyakan soal pemasangan pintu itu kepada Walikota, soalnya hingga kini pemasangan pintu itu belum juga dilakukan. Padahal pedagang sudah ingin selekasnya pindah ke pasar baru,” kata Bambang.

Menurut Bambang, kemarin Walikota belum bisa memberikan jawaban pasti kapan bangunan Pasar Windujenar yang baru bisa mulai ditempati. Pasalnya, Walikota belum mendapat laporan dari Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Satriyo Teguh Subroto.

Pedagang lain, Bambang Sarjuno, ditemui beberapa hari sebelumnya mengatakan, para pedagang memang sudah mulai resah, karena sampai saat ini belum ada kepastian dari DPP soal pemasangan pintu kios.

shs

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…