Jumat, 5 Juni 2009 16:30 WIB News Share :

KPU luncurkan iklan sosialisasi Pilpres

Jakarta–Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan iklan layanan sosialisasi pemilihan presiden (pilpres) yang berisi tata cara dan kesalahan dalam pencontrengan.

“Sedikitnya ada tiga pesan yang akan disampaikan dalam iklan sosialisasi itu,” kata anggota KPU Endang Sulastri dalam jumpa pers di media centre KPU di Jakarta, Jumat.

Pesan pertama, kata Endang, untuk mengingatkan kembali kepada rakyat bahwa pilpres akan diselenggarakan pada 8 Juli 2009.

Kemudian rakyat diimbau menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS guna memberikan penandaan berupa pencontrengan hanya satu kali dalam setiap gambar pasangan capres/cawapres yang tertera dalam kertas suara.

“Penandaan hanya sekali, jika dua kali (kertas suaranya) tidak sah,” katanya.

Sedangkan pesan terakhir berisi penyadaran bahwa rakyat memiliki kedaulatan dalam menentukan masa depan bangsa melalui pemilihan pemimpin.

“Jadi, iklan sosialisasi itu berisi kapan, bagaimana dan untuk apa rakyat ikut Pemilu,” kata Endang.

Iklan sosialisasi pilpres yang akan dimulai pada 7 Juni hingga 7 Juli 2009 itu akan disiarkan di delapan stasiun televisi nasional, radio dan media cetak yang berisi pesan sama.

Iklan melalui delapan stasiun televisi tersebut disiarkan ke seluruh Indonesia melalui 640 spot.

“Jadi, semuanya (dana iklan sosialisasi itu) bersumber dari APBN yang ada dalam DIPA nomor 999,” katanya.

Endang mengaku pihaknya telah membicarakan hal itu dengan Depdagri yang berencana akan menambah jumlah spotnya melalui anggaran yang didapatkan dari bantuan Jepang.

Ant/tya

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…