Jumat, 5 Juni 2009 15:00 WIB News,Feature,pilpres Share :

KPU
Coblos di surat suara Pilpres sah

Jakarta–Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pencoblosan surat suara dalam Pilpres dianggap sah. Selain mencoblos, pemberian tanda contreng dan garis datar juga sah.

“Bentuk penandaan bisa berupa garis datar, contreng tidak sempurna atau coblos selama masih dalam kotak baik di nomor atau gambar diangap sah. Penandaan hanya satu kali, kalau lebih dari satu kali dianggap tidak sah,” kata anggota KPU Andi Nurpati di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Alat penandaan yang digunakan adalah spidol kecil dengan tiga alternatif warna yaitu merah, hitam atau biru.

“Untuk surat suara ukurannya tetap 23 X 27,5 cm yang kemungkinan berubah adalah setingannya,” katanya.

Andi memperkirakan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilpres akan jauh berkurang dibandingkan Pileg yang lalu. Hal ini disebabkan pada Pilpres mendatang 1 TPS maksimal dapat menampung 800 pemilih.

“Namun untuk pastinya masih kita hitung,” katanya.

Andi menyatakan ada beberapa wilayah terpencil yang mungkin akan mengalami hambatan dalam pelaksanaan Pilpres. Daerah-daerah itu antara lain NTT, Maluku Barat dan Nias.

“Daerah itu terdapat kesulitan dan ada kekhawatiran dari  segi waktu,” katanya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…