Jumat, 5 Juni 2009 16:51 WIB Ekonomi Share :

Harga bawang putih dan cabai rawit merah

Solo(Espos)–Dalam seminggu ini, harga bawang putih dan cabai rawit merah terus melonjak. Kenaikannya mencapai Rp 3.000 per kilogram.

“Dalam seminggu ini kenaikan harga bawang putih malah hampir 100%. Malah bisa dikatakan tidak lagi naik, tetapi ganti harga. Sebab yang semula Rp 3.500 per kilogramnya, sekarang menjadi Rp 6.000,” tutur Mulyani, salah seorang pedagang bawang putih Pasar Legi ditemui Espos di tokonya Jumat (5/6).

Ia mengatakan, adanya lonjakan harga tersebut, sebagian besar langganannya sempat komplain terutama dari ibu-ibu rumah tangga. “Kalau yang bakul eceran maupun yang membeli dalam partai banyak seperti rumah makan dan katering sudah agak memaklumi tetapi kalau yang ibu rumah tangga mayoritas kaget dan mengurangi pembelian,” katanya.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut, diduga memang seperti ada permainan. Terlebih, saat ini juga dipengaruhi kian dekatnya dengan Pilpres. Ia mengatakan, kenaikan drastis semacam ini juga pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Namun setelah dua hari tiba-tiba juga turun drastis.

“Memang seperti ada yang memainkan, beberapa pembeli pun menduga juga kenaikan sejumlah bahan sembako tak lepas dari  semakin dekatnya dengan Pilpres. Menurut prediksi pemasok, malah diperkirakan bisa mencapai kisaran harga Rp 16.000 per kilogramnya,” ujarnya.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Legi, Heri Susanto juga mengatakan, kenaikan cabai rawit merah memang hampir setiap hari. Dan harganya kini menyentuh Rp 17.000, padahal minggu lalu masih Rp 14.000. Dengan kenaikan tersebut, katanya, ia pun akhirnya mengurangi stok pembelian sebab para langganan juga mengurangi pembelian.

m83

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…