Jumat, 5 Juni 2009 16:02 WIB Karanganyar Share :

Amankan Pilpres, Polres minta tambahan satu peleton

Karanganyar (Espos)–Polres Karanganyar bakal meminta tambahan kekuatan pasukan dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) guna pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) sebanyak satu peleton atau sekitar 30 pasukan.

Demikian disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Sri Handayani, saat ditemui wartawan di Mapolres Karanganyar, Jumat (5/6).

“Yang jelas, penambahan pasukan sebanyak satu pleton ini kami lakukan hanya untuk mempertebal sistem pengamanan Pilpres. Karena secara umum pelaksanaan Pileg lalu Karanganyar cukup kondusif.”

Ia mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 676 pasukan disiapkan untuk pengamanan Pilpres. Di mana, lanjut Sri, kendati gegap gempita kampanye Capres-Cawapres belum terasa di Karanganyar, tetapi saat ini Polres menerapkan status siaga satu. Begitu pula, ketika belum ada satu Capres-Cawapres yang kemungkinan akan menggelar kampanye terbuka di Karanganyar. “Kemungkinan memang tidak ada. Karena jadwal kampanye dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum kami terima.”

Status siaga satu ini, dikemukakannya terus diterapkan dan belum ada pencabutan status, terhitung sejak persiapan Pemilu legislatif (Pileg) hingga nanti selesai proses Pilpres.

“Pengamanan terus diperketat sampai akhir proses penghitungan suara.”

Selama pesta demokrasi ini berlangsung, tambah Sri, dari total kekuatan pasukan, sepertiga pasukan siaga di markas komando, dua pertiga sisanya disebar ke seluruh jajaran pengamanan.

Disinggung soal titik rawan, Sri mengemukakan, bahwa semua wilayah di Karanganyar masuk dalam atensi prioritas. Kendati, ia tidak membantah ada beberapa titik yang memang dinilai rawan.

“Titik rawan pastinya ada. Dan kami pasti memberikan perhatian khusus terhadap wilayah tesebut. Tetapi semua wilayah adalah prioritas.”

haw

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…