Kamis, 4 Juni 2009 17:22 WIB Klaten Share :

Suplai air pertanian di 7 desa terancam

Klaten (Espos)–Suplai air untuk tanaman padi di tujuh desa di Kecamatan Karanganom, Klaten terancam tersendat menyusul rusaknya talut saluran irigasi di Desa Karangan, Karanganom, lantaran desakan akar pohon peneduh atau turus jalan.

Sebanyak tujuh desa dimaksud yakni Beku, Tarubayan, Tloso, Kunden, Blanciran, Karangan dan Kadirejo. Guna mencegah kerusakan talut lebih parah, UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah III eks-Kawedanan Jatinom melakukan penebangan pohon sejenis beringin tersebut.

“Atas permintaan warga kami tebang pohon ini. Pohon ini memang layak ditebang. Tujuannya untuk menyelamatkan suplai air yang bisa terganggu karena jebolnya talut,” terang Ka UPTD PU Wilayah III, Purnomo Hadi saat ditemui Espos, Rabu (3/6).

Dia menjelaskan, setelah dilakukan penebangan pihaknya akan menanam kembali pohon sebagai turus jalan yang berfungsi sebagai peneduh jalan dan aset daerah. Menurutnya pengadaan bibit dilakukan sendiri oleh UPTD PU Wilayah III. Senada, warga Karangan, Purnama, mendukung penebangan pohon yang dikhawatirkan akan menganggu suplai air irigasi bagi sektor pertanian.

“Saluran air irigasi dipastikan akan putus bila talut benar-benar ambrol. Hal ini harus dilakukan antisipasi dengan penebangan pohon yang akarnya telah membuat talut retak tersebut,” ungkapnya.

Purnama yang merupakan mantan kepala desa (Kades) Tarubasan melanjutkan, air irigasi sangat dibutuhkan petani saat musim kemarau.  Petani hanya bisa mengandalkan air irigasi teknis untuk merawat tanaman mereka saat musim kering. “Jadi bila air irigasi teknis putus, dampaknya akan sangat merugikan petani. Ratusan hektare tanaman padi di tujuh desa tersebut bisa saja mati atau rusak sehingga produksi turun,” tegasnya.
kur

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…