Kamis, 4 Juni 2009 13:45 WIB News,Feature Share :

Jika terpaksa, SBY akan keluarkan Perppu Tipikor

Jakarta–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masih berharap RUU Tipikor rampung sebelum masa habis jabatan anggota DPR 2004-2009. Jika tidak rampung juga, SBY akan mengeluarkan Perpu.

“Saya masih berharap pemerintah dan DPR bisa merampungkan RUU Tipikor sebelum masa habis jabatan tanggal 19 Desember 2009,” ujar SBY.

Hal itu disampaikan SBY dalam acara hearing politik di sebuah stasiun televisi di Hotel Indonesia Kempinski, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Menurut SBY, Perpu akan dikeluarkan jika keadaan mendesak. “Andaikan tidak rampung, saya akan mengeluarkan Perpu. Namun perlu diingat Perpu hanya dapat dikeluarkan dalam keadaan memaksa,” imbuh dia.

SBY memastikan RUU Tipikor akan tetap berjalan. Hal itu mendukung program SBY dalam memberantas korupsi.

“Justru kita ingin tetap meneruskan hal ini dengan DPR agar RUU dapat disahkan. Sebab berkaitan dengan program saya mengenai pemberantasan korupsi,” katanya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….