Selasa, 2 Juni 2009 11:44 WIB Feature,Internasional Share :

AU Perancis dan Brasil terus mencari pesawat Air France

Paris–Operasi pencarian pesawat Air France terus dilakukan. Pesawat Airbus A330 yang mengangkut 228 orang itu diyakini jatuh saat melintas di atas Lautan Atlantik.

Angkatan Udara Brasil dan Prancis telah mengirimkan sejumlah pesawat untuk menyisir daerah lautan yang sangat luas itu. Menurut para pejabat tersebut, tipis harapan untuk menemukan korban selamat.

Maskapai penerbangan Brasil TAM Linhas Aereas menyatakan, kru salah satu pesawatnya melihat “spots terang” di Lautan Atlantik sekitar 1.300 kilometer dari kepulauan Fernando de Noronha, yang terletak sekitar 545 kilometer lepas pantai Brasil.

Angkatan Udara Brasil sedang berupaya memastikan apakah spots tersebut merupakan puing-puing dari pesawat Air France. Demikian seperti diberitakan harian News.com.au, Selasa (2/6).

Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menyatakan sangat tipis peluang untuk menemukan korban selamat.

“Kita tidak tahu pasti apa yang telah terjadi. Ini tragedi yang belum pernah dialami Air France,” kata Sarkozy yang pergi ke Bandara Charles de Gaulle, Paris, Prancis untuk menemui kerabat keluarga penumpang Air France.

“Saya katakan yang sebenarnya pada mereka, bahwa prospek menemukan korban selamat sangat tipis,” tandasnya.

Pesawat naas tersebut mengangkut 216 penumpang dan 12 kru. Sebagian besar penumpang merupakan warga negara Prancis dan Brasil. Tidak ada WNI dalam manifest penumpang. Keseluruhan penumpang berasal dari 32 negara termasuk Jerman, China, Italia, Swiss, Inggris, Libanon dan lainnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…