Senin, 1 Juni 2009 20:46 WIB Issue Share :

Slamet Gundono siapkan Semar Meteng

Solo (Espos)–Garapan terbaru dalang Wayang Suket, Slamet Gundono kali ini cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, karya yang berjudul Semar Meteng tersebut turut melibatkan 30 pemain berperawakan subur, yang diminta berperan sebagai tokoh Semar yang sedang hamil alias meteng.

Untuk mengumpulkan para pemain Semar Meteng tersebut, dalang yang selalu menyuguhkan karya-karya unik dan representatif itu sampai harus mencari dengan cermat ke beberapa tempat, lewat informasi dari mulut ke mulut. Namun, pada akhirnya, kerja keras Slamet Gundono dan rekan-rekannya terbayar sudah.

Setelah berhasil meminta kesepakatan dari orang-orang berperawakan subur yang berasal dari beragam profesi itu, giliran tangan dingin Slamet Gundono untuk mengasah bakat akting mereka. Meskipun sebagian besar dari mereka belum pernah mencicipi dunia seni teater, tapi hasilnya tidak terlalu mengecewakan.

Di sela-sela gladi bersih Semar Meteng, Senin (1/6), di SMKN Solo, Slamet Gundono menyatakan, pertunjukan teater yang bakal disuguhkan pada acara pembukaan pameran keramik patung bertajuk Semarak 30 Semar di Galeri Nasional, Jakarta, Jumat (5/6), tersebut telah digarap dengan sangat matang.

Seperti ciri khas dari karya-karya Slamet Gundono lain, dia juga memasukkan unsur kritik sosial yang kental pada cerita Semar Meteng. Sosok Semar yang selalu digambarkan sebagai orang yang bijak dalam memberikan petuah dan nasihat, sedang mengalami proses untuk melahirkan sebuah generasi baru yang andal. Namun, proses yang diilustrasikan dengan kehamilan tersebut harus dinodai oleh tokoh-tokoh yang menginginkan penciptaan yang instan.

“Saat ini, banyak sekali orang yang menyukai segala hal yang serba instan. Entah di ranah hiburan atau bahkan di politik,” jelas Slamet Gundono kepada wartawan.

m74

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…