Senin, 1 Juni 2009 12:23 WIB Ah Tenane Share :

Korban pintu

ahtenane-106091Sejak diangkat sebagai koordinator lapangan, Jon Koplo, seorang karyawan sebuah perusahaan swasta di Boyolali ini lebih banyak sibuk di luar kantor karena sering berurusan dengan pihak-pihak ekstern dari kantor lain.
Saking sibuknya, banyak orang sering mencarinya. Makanya setiap mau meninggalkan kantor, biasanya Pak Koplo selalu berpesan pada sekretaris kantornya, sebut saja Lady Cempluk.
Seperti biasa, siang itu Pak Koplo tampak sibuk di ruangannya dan tidak ingin diganggu. Setelah merapikan mejanya, ia pun masuk ke ruangan Cempluk.
”Pluk, ntar kalau ada telepon bilang saja aku lagi keluar!” pesan Pak Koplo yang diiyakan Cempluk
Setelah Pak Koplo berlalu, Cempluk pun kembali sibuk bersama asistennya, Gendhuk Nicole. Namun di tengah-tengah kesibukan mereka, tiba-tiba telepon berdering.
”Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?” sapa Cempluk dengan suara dimanis-maniske.
Namun betapa kagetnya Cempluk ketika suara di seberang sana bukan orang mencari Pak Jon Koplo, melainkan suara Pak Jon Koplo sendiri. Lebih kaget lagi, Pak Koplo menelepon Cempluk ternyata cuma minta dibukakan pintu kamar mandi karena ia terkancing di dalamnya! Memang pintu kamar mandi kantor itu belakangan agak susah dibuka karena kuncinya sudah dhol sehingga kalau sudah terkunci kadang hanya bisa dibuka dari luar. Kontan saja Cempluk dan Nicole ngakak sak pole.
”Oalahh, Pak… Pak, kirain lagi keluar kantor, e… tak tahunya habis ngluarin malah nggak bisa keluar…” canda Cempluk.
”Ssst…! Jangan bilang siapa-siapa lho ya!” kethik Koplo.
Setelah Cempluk turun tangan maka selesailah penderitaan Pak Jon Koplo, dan setelah kejadian itu pintu kamar mandi langsung direnovasi biar nggak ada korban terjebak lagi. Kiriman Tusil Yani Chawaliati, Metep RT 10, Tenggak, Sidoharjo, Sragen 57281.

lowongan pekerjaan
PT SAKA JAYA ENGGAL CIPTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…