Sabtu, 30 Mei 2009 15:28 WIB News,Feature Share :

Mega
Semua nomor urut sama saja

Denpasar–Calon Presiden (Capres) Megawati Soekarnoputri yang bersama pasangannya cawapres Prabowo Subianto memperoleh nomor urut satu pada pemilu presiden 2009 mengatakan semua nomor urut sama saja karena yang terpenting adalah kerja dari seluruh tim untuk memenangkan pilpres.

“Nomor urut buat saya sama saja. Yang penting kerjanya,” kata Megawati yang juga Ketua Umum PDIP, Sabtu (30/5) di Jakarta saat hendak bertolak menuju Denpasar Bali.

Namun, menurutnya dengan mendapat nomor urut satu para pemilih akan lebih mengingat nomor itu dan mudah mengacungkan jempol untuk menunjukkan nomor satu.
“Mungkin orang lebih mudah mengingat. Apa-apa paling jempol,” kata Megawati.

Ditanya apakah jempol akan menjadi slogan pasangan Megawati-Prabowo Subianto, Megawati mengatakan justru pendukungnya sudah menunjukkan jempol saat pemilihan nomor urut di KPU.

“Mungkin itu yang nanti dipakai untuk mengingat,” katanya.

Selama perjalanan mulai dari bandara dan juga di dalam pesawat, kader PDIP yang mendampingi Megawati, berkali-kali mengacungkan jari jempolnya untuk menunjukan nomor satu.

“Jempol, nomor satu,” kata salah satu dari mereka.

Megawati selama di Bali akan menyaksikan pagelaran budaya di Tanah Lot, Tabanan. Selanjutnya pada Minggu (31/5) akan melakukan kunjungan pribadi ke makam Bung Karno di Blitar, Jatim.

Pengundian nomor urut capres dilakukan di ruang rapat pleno Gedung KPU lantai dua Jakarta, Sabtu pagi, dihadapan para pimpinan dan anggota KPU serta pasangan capres – cawapres itu.

Pada pengundian tersebut, pasangan capres – cawapres Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto mendapat nomor urut satu, sementara capres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono mendapat nomor dua sedangkan Jusuf Kalla dan Wiranto mendapat nomor urut tiga.

Di dalam ruangan itu, ketiga pasangan didudukkan oleh KPU dalam masing-masing pada meja terpisah, dengan pasangan Mega-Pro berada di tengah diapit oleh pasangan SBY-Boediono dan JK-Win.

ant/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…