Sabtu, 30 Mei 2009 14:13 WIB Internasional Share :

AS desak Myanmar bebaskan Aung San Suu Kyi

Singapura–Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Robert Gates, Sabtu (30/5), mendesak pemerintah militer Myanmar untuk membebaskan pemimpin pro demokrasi Aung San Suu Kyi, dan membuka kembali dialog dengan pihak oposisi.

“Kami ingin melihat perubahan nyata di Burma (Myanmar), yakni pembebasan para tahanan politik, termasuk Aung San Suu Kyi dan dibukanya kembali lembaga dialog antara junta dan oposisi,” kata Gates dalam forum pertahanan tingkat tinggi di Singapura.

AS, juga memperingatkan bahwa pihaknya tak bisa menerima persenjataan nuklir Korea Utara, dan menegaskan kembali komitmen Washington untuk melindungi negara-negara sekutunya di Asia dari suatu serangan yang dilakukan oleh Pyongyang.

Gates juga mengingatkan bahwa negara Stalinist itu memang tak segera mengancam AS, namun sikapnya bisa memicu perlombaan persenjataan di kawasan Asia.

“Tujuan kami adalah melakukan verifikasi perlucutan nuklir secara menyeluruh di semenanjung Korea, dan kami tidak akan menerima Korea Utara sebagai negara nuklir,” tegas Gates.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…