Jumat, 29 Mei 2009 11:16 WIB News Share :

TKW asal Batang meninggal di Kuwait

Batang–Jenazah tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Bulu, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Musripah (55) yang bekerja dan meninggal di Kuwait, Jumat pagi, tiba di kampung halamannya.

Jenazah Musripah, sekitar pukul 09:15 WIB dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Bulu. Suasana haru dan tangis tampak terlihat pada sanak keluarganya ketika jenazah di bawa ke TPU.

Ekowati, salah seorang anak kandung korban, mengatakan, dari kabar yang diterima dirinya, bahwa ibunya, Musripah meninggal akibat sakit.

“Kebenaran apakah ibu saya sakit atau tidak, keluarga belum mengetahui secara pasti. Kami sudah mengikhlaskan kepergiannya dan hanya berdoa semoga ibu mendapatkan ketenangan di akhirat,” katanya.

Kapolres Batang, AKBP Ahmad Lutfhi, melalui Kapolsek Limpung, AKP Puji Iriyanto mengatakan, polres telah menerima kabar tentang meninggalnya TKW Musripah di Kuwait.

“Jenazah korban tiba di Jakarta, Kamis (28/5) dan Jumat (29/5) pagi sudah berada di rumah keluarga duka,” katanya.

Ia mengatakan, polisi belum mengetahui secara pasti penyebab kematian Musripah karena pihak keluarga belum bisa dimintai keterangan.

“Terkait sakit yang diderita korban belum ada keterangan yang pasti dari pihak keluarga karena saat jenazah sampai di Desa Bulu sudah dimasukkan ke dalam peti mayat,” katanya.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
PT. SEMBADA AGUNG PRATAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…