Jumat, 29 Mei 2009 17:34 WIB Issue Share :

Keangkuhan Mas Bet membuat depresi...

Tokoh Mas Bet yang diperankan Hanindawan, merasakan kegelisahan yang luar biasa karena selalu terbayang-bayang akan masa lalu. Sampai-sampai, petinggi Kerajaan Kang Mas Betan tersebut tak mampu memejamkan matanya. Tekanan darah tingginya pun acap kali menyiksa hidupnya. Sultan yang dikenal angkuh tersebut, tak mampu merasakan kebahagiaan sejati di tengah gemerlap istana yang ia miliki.

Bukan tanpa sebab, jika Mas Bet merasa tertekan jika mengingat perilakunya terdahulu yang tega menggulingkan pemerintahan yang sah di kerajaan tersebut dengan cara licik.

Bisa jadi, apa yang dirasakan Mas Bet adalah sebuah karma. Namun, meski hati kecilnya membenarkan bahwa perbuatan yang ia lakukan bertahun-tahun lalu adalah perilaku bejat, tapi toh dia tak pernah mengakui dengan jantan dan berusaha meminta maaf kepada  keluarga kerajaan sesepuh alias terdahulu, yang kini hidupnya sangat sengsara.

Selain Hanindawan, pentas ketoprak yang berjudul >Mas Bet tersebut juga didukung para pemain ternama lainnya. Seperti Endah Murtiyoso, Manipol, Bambang Sugiarto, Milko, Doel Sumbing, dan Sutrisno Pelok. Penampilan dari para aktor kawakan yang tergabung di Toprak Pendhapan tersebut, Kamis (28/5), sekaligus menjadi sajian penutup di perhelatan Gelar Ketoprak 5 Kota, di Pendapa Ageng, Taman Budaya Surakarta.

“Sumber cerita Mas Bet diambil dari Macbeth karya William Shakespeare. Dan cerita ini menunjukkan seorang penguasa angkuh sedang mengalami depresi yang luar biasa atas dampak dari perbuatan di masa lalu,” jelas sutradara sekaligus pemain Mas Bet, Hanindawan kepada wartawan seusai pentas.

Kisah Mas Bet juga banyak menunjukkan nuansa humor. Seperti ketika tokoh peramal yang diperankan Sri Wahyudi meramalkan nasib Mas Bet ke depan. Hasil ramalan itu menunjukkan bahwa Mas Bet tidak akan bisa dikalahkan oleh siapa pun kecuali oleh seorang yang dilahirkan tanpa melalui persalinan normal.

Dan yang kedua, Mas Bet tak bisa dikalahkan oleh siapapun kecuali ada sawah yang bisa berjalan.
Namun, kedua hal itu bisa terpatahkan. Buktinya, ketika rombongan keluarga kerajaan sesepuh yang pernah digulingkan Mas Bet meminta konfirmasi, mereka menyatakan bahwa salah satu keturunannya, Pangeran Anom yang digambarkan dengan karakter cengeng, memang tidak dilahirkan secara normal. Melainkan, melalui operasi sesar.

“Bukti kalau dia lahir melalui operasi sesar, ini kuintasi pembayaran operasi dari rumah sakit nya masih saya simpan,” ujar Endah Murtiyoso yang berperan sebagai ibu Pangeran Anom dalam salah satu adegan.

Mendengar pernyataan itu, ratusan penonton yang memadati Pendapa Ageng TBS pun sontak mengeluarkan tawa hingga terpingkal-pingkal.

m74

lowongan pekerjaan
SALES ENGINEER, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…