Jumat, 29 Mei 2009 17:06 WIB Solo Share :

Deklarasi Mega-Pro, semua Linmas Sudiro dikerahkan

Solo (Espos)–Deklarasi pasangan Capres-Cawapres, Megawati Soekarno Putri-Prabowo Subianto di depan Pasar Gede Solo juga membuat para Linmas di Kelurahan Sudiroprajan ikut siaga. Kali ini, Kelurahan Sudiroprajan mengerahkan 40 Linmas yang terdiri dari 20 Linmas kelurahan, dan 20 Linmas yang merangkap sebagai Satgas PDI Perjuangan.

Bukan itu saja, Linmas di sejumlah kelurahan seperti Sewu, Sangkrah juga terlibat langsung dalam pengawalan acara deklarasi Mega-Pro tersebut. Kondisi itu, bertolak belakang dibanding hari-hari biasanya yang hanya tiga hingga lima Linmas saja yang dikerahkan.

Komandan Peleton (Danton) Linmas Sudiroprajan, Suparman menjelaskan, pengerahan Linmas kelurahan dan Satgas tersebut untuk menjaga sejumlah titik lokasi yang dinilai rawan kemacetan. Dia menyebutkan, sejumlah titik lokasi yang menjadi lokasi pengamanan Linmas adalah pertigaan Warung Pelem, perempatan Jalan Martadinata, pertigaan Jalan Kapten Mulyadi, serta sejumlah ruas jalan.

“Bukannya apa-apa. Kami hanya ingin melakukan pengamanan saja di sejumlah titik lokasi deklarasi Mega-Pro. Karena, bagaimanapun juga lokasi deklarasi masih berada di wilayah Kelurahan Sudiroprajan,” paparnya saat ditemui Espos di kelurahan setempat, Jumat (29/5).

Dia menyebutkan, jumlah seluruh Linmas di Kelurahan Sudiro mencapai 31 personel. Dari jumlah tersebut, sebagian merangkap sebagai Satgas PDIP. “Sehingga, pengamanan ini lebih pada untuk menjaga kelurahan saja dari kemungkinan-kemungkinan yang tak diinginkan bersama,” paparnya.

Sementara itu, Lurah Sudiroprajan, Sigit Prakoso mengatakan, meski acara deklarasi Mega Pro di gelar di depan Pasar Gede yang masih menjadi wilayah Kelurahan Sudiroprajan, namun secara struktural tak ada imbauan kepada warga untuk menggelar dagangan kuliner sebagai bentuk dukungan ekonomi kerakyatan.

asa

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…