Jumat, 29 Mei 2009 18:24 WIB Sport Share :

Chelsea dan Everton akan berebut trofi penyelamat musim

London (Espos)–Spirit besar menaungi skuat Chelsea dan Everton menuju final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (30/5). Inilah kesempatan emas bagi kedua tim menghindari puasa trofi musim ini.

The Blues, julukan Chelsea, hanya finis ketiga di klasemen akhir Liga Premier dan disingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Prospek hampa gelar dua musim beruntun pun mulai membayangi punggawa Stamford Bridge. Tak heran bila Chelsea menganggap final ini sebagai partai super penting.

Trofi di Wembley setidaknya bakal menyelamatkan kiprah mereka musim ini.  Di sisi lain, Everton berpeluang merengkuh gelar pertama dalam 14 tahun terakhir semenjak titel Piala FA 1995.

Kemenangan atas Chelsea juga bakal melengkapi sukses manajer Davis Moyes, yang belum lama ini dinobatkan sebagai manajer terbaik di Inggris. Di bawah polesan tangan dinginnya, Everton berhasil bercokol di urutan kelima dalam dua musim beruntun.       

Gelandang Chelsea, Frank Lampard, menggambarkan dengan gamblang betapa berharganya gelar Piala FA ini bagi Chelsea.

“Sangat penting bagi kami memenangi sesuatu untuk kepercayaan diri klub dan meraih sesuatu musim ini. Tersingkir dari Liga Champions sangat berat, tetapi Anda harus menyadari tak bisa meraih segalanya,” ujar Lampard, sebagaimana dilansir guardian.co.uk, Jumat (29/5).  

Optimisme dan hasrat besar juga mendominasi skuat The Toffees. Gelandang Tim Cahill optimistis bakal meraih gelar utama sepanjang kariernya bersama Everton.  

Pemain asal Australia itu pernah tampil di final Piala FA tahun 2004 bersama Millwall saat menghadapi Manchester United. Namun ia menyambut laga puncak ini dengan berbeda. Setelah finis kelima di Liga Premier, Cahill yakin Everton sanggup mengalahkan Chelsea.

yms

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…