Kamis, 28 Mei 2009 16:21 WIB News Share :

Kejari akan limpahkan kasus buku ajar ke pengadilan

Salatiga (Espos)–Proses hukum kasus dugaan korupsi buku ajar PT Balai Pustaka yang merugikan negara Rp 7,47 miliar terus bergulir. Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga berencana melimpahkan kasus itu ke Pengadilan Negeri (PN) setempat, Senin (1/6).

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Salatiga, Setyawan Nur Chalid SH, dalam penjelasannya kepada wartawan menyebutkan sejauh ini pihaknya masih melakukan sejumlah persiapan akhir. Namun dikatakan dia rencana dakwaan (Rendak) dua tersangka awal kasus itu, yaitu Drs Bakri dan Kadarisman telah selesai disusun dan disetujui Kejaksaan Tinggi (Kejakti) Jawa Tengah (Jateng).“Kami masih mengupayakannya. Tetapi pelimpahan memang direncanakan awal pekan depan, antara Senin dan Selasa (1-2/6),” ungkapnya ditemui diruang kerjanya, didampingi Kasi Pidana Umum Sri Budi Santosa SH dan Kasi Intel, Wagino SH, Kamis (28/5).

Ditambahkan, sejak awal Kejari berkomitmen akan melimpahkan kasus itu sebelum masa penahanan kedua tersangka itu berakhir. Setyawan juga menjelaskan, bersama para tersangka dan berkas perkara pihaknya akan melimpahkan barang bukti yang sebelumnya dilimpahkan penyidik Polres ke Kejari Salatiga, Rabu (20/5) lalu.

Beberapa di antara barang bukti tersebut adalah buku-buku cetakan proyek pengadaan buku ajar Balai Pustaka 2003-2004, dokumen-dokumen administrasi, dan uang tunai Rp 32.765.000 juta.
try

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…