Kamis, 28 Mei 2009 17:33 WIB News Share :

16 Warga Bali tewas akibat menenggak arak oplosan

Denpasar–Keganasan arak oplosan memakan korban di Bali. Sebanyak 16 orang tewas setelah menenggak arak berbahaya ini. Sedangkan 14 orang lainnya masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah, Denpasar.

Tiga korban yang tewas, Kamis (28/5) adalah Gusti Putu Natih,37, warga Badung, Aroan Dadi ,35, asal Denpasar, dan Dandum Prasetiawan,23, asal Denpasar. Korban tewas setelah menjalani perawatan di RSUP Sanglah.

Sebelumnya, sebanyak 13 orang juga tewas akibat menenggak miras oplosan. Mereka di antaranya I Gusti Putu Arianta,31, asal Tabanan, Ade Wina,23, perempuan asal Denpasar, Herry Mulyono,27, asal Denpasar, Maria,30, asal Denpasar, Tia,23, asal Bandung, I Nyoman Wilastra ,18, asal Badung, dan I Komang Rai Budiana,28, asal Tabanan.

Sedangkan saat ini, korban yang masih menjalani perawatan, di antaranya Hari Wijaya, Made Sujana, Dharma Putra dan Komang Sutiawan.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Accounting, Adminidtrasi, Designer Graphis, Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL DP Murah, Angsuran Ringan! Nego sampai OKE! Yuni – 08562998806 (A00844092017) Terios…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH STRG…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…