Rabu, 27 Mei 2009 12:19 WIB Hukum Share :

MA
Konflik KAI dan Peradi perlu diselesaikan lewat jalur hukum

Jakarta–Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa berharap konflik antara Kongres Advokat Indonesia (KAI) dan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) segera diselesaikan. Jika tak kunjung selesai, kedua belah pihak dianjurkan menempuh jalur hukum.

“Kita serahkan pada mereka. Kalau mereka tidak bisa menyelesaikan, silakan saja ke jalur hukum. Nanti jalur hukum yang akan menentukan mana yang benar, mana yang salah,” ujar Harifin.

Hal itu dikatakan Harifin menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela acara wisuda mahasiswa Universitas Nasional di Menara 165, Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (27/5).

Dalam UU 18 tahun 2003 tentang Advokat, disebutkan hanya ada satu organisasi advokat yang diakui di Indonesia. Oleh karena itu, MA, kata Harifin, telah meminta jajaran Pengadilan Tinggi untuk menghentikan sementara pengambilan sumpah advokat baru.

“Karena ini kalau kita sumpah akan menjadi persoalan, siapa dan dari mana mereka berasal,” tegasnya.

Ia menambahkan, MA juga tidak berada dalam posisi menyatakan mana yang paling benar dalam konflik antara KAI dan Peradi. Proses peradilan, lanjutnya, juga tidak terpengaruhi oleh konflik yang terjadi.

“Karena kita tetap mengakui advokat yang ada selama ini,” pungkasnya.

dtc/fid

lowogan pekerjaan
Supervisor Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…