Rabu, 27 Mei 2009 16:02 WIB Feature,Karanganyar Share :

Kedapatan bawa HP di sekolah, murid SD dapat pembinaan

27bup

Espos/Damar Sri Prakoso

-Para murid sekolah dasar (SD) di wilayah Karangpandan mendapatkan pembinaan dari Bupati Karanganyar Rina Iriani, terkait aturan larangan membawa handphone (HP) ke lingkungan sekolah, Rabu (27/5). Pembinaan itu dilakukan Bupati di lingkungan SD Doplang 2, setelah sejumlah murid setempat kedapatan masih membawa HP di sekolah. Pada hari itu, Bupati dengan didampingi Kepala Satpol PP Nunung Susanto, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Iskandar, mengadakan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Karangpandan, seperti SD Doplang
2, SD Karangpandan 1, SMP 1 Karangpandan, SMA Negeri Karangpandan.

Sidak itu untuk mengecek sejauh mana kebijakan terbaru Bupati tentang larangan bagi siswa membawa HP ke sekolah itu telah dijalankan oleh kalangan sekolah. Selain itu, pelaksanaan program bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana alokasi khusus (DAK) juga turut diperiksa.

Dalam Sidak yang diikuti dengan razia telepon seluler (Ponsel) atau HP itu, tim berhasil menyita enam unit Ponsel dari murid SD Doplang 2. Kmudian Ponsel tersebut dititipkan ke Kepala Sekolah, dan hanya bisa diambil oleh orangtua murid yang bersangkutan.

“Seluruh pelajar di seluruh sekolah di Kabupaten Karanganyar tidak diperbolehkan membawa HP ke sekolah. Apalagi di saat mengikuti pelajaran di dalam kelas. Hal itu selain bisa mengganggu proses menerima pelajaran juga berpengaruh buruk terhadap keberhasilan belajar,” kata Bupati.

dsp

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…