Rabu, 27 Mei 2009 18:09 WIB Sukoharjo Share :

Polemik tudingan kampanye terselubung Bupati Sukoharjo berlanjut

Sukoharjo (Espos)–Polemik tudingan kampanye terselubung yang dialamatkan kepada Bupati Sukoharjo, Bambang Riyanto (BR) terus berlanjut. Kalangan legislatif Sukoharjo menilai BR tidak paham mekanisme anggaran dan fungsi DPRD.

“Janggal rasanya kalau Bupati beralasan pengumpulan Kades (kepala desa) saat pencairan bantuan sosial hanya untuk menjelaskan penyusunan SPj (surat pertanggungjawaban). Hal teknis seperti itu kan sebaiknya diterangkan langsung oleh lembaga teknis terkait,” ujar anggota DPRD Sukoharjo Hasman Budiadi saat ditemui wartawan di tempat kerjanya, Rabu (27/5).

Dalam kesempatan itu, Hasman menilai tindakan BR yang mengklaim peran tunggalnya dalam pencairan dana bantuan sosial keuangan tidak etis. Pasalnya, klaim tersebut juga dapat diartikan bahwa BR menyisihkan peran anggota legislatif dalam peran sosial kemasyarakatan.

Padahal, lanjut Hasman, sebagai pemimpin daerah, BR sepatutnya paham bahwa pencairan dana bantuan sosial itu bukan murni hasil kerja keras eksekutif melainkan juga berasal dari dana aspirasi DPRD. Informasi lain menyebutkan, proses pencairan bantuan sosial melalui pengumpulan Kades se Sukoharjo dilakukan secara bergelombang setiap dua pekan sekali.

Bahkan, hingga saat ini, beberapa anggota DPRD Sukoharjo mengaku masih kerap menerima laporan warga yang menginformasikan aksi kampanye terselubung BR dalam setiap proses pencairan itu.    

“Pelaksana dari program tersebut memang eksekutif, tapi kami DPRD juga punya andil dalam penentuan kebijakan keuangan. Dalam hal semacam ini, DPRD dan eksekutif adalah partner yang seharusnya saling menghargai satu sama lain,” ungkapnya.

Di bagian lain, anggota DPRD lainnya, Suryanto menilai langkah BR tersebut menunjukan bahwa orang nomor satu Sukoharjo itu tidak paham mekanisme anggaran dan fungsi DPRD.

“Sederhana saja, klaim semacam itu muncul karena dia (BR-red) tidak paham mengenai anggaran. Sepertinya Bupati harus belajar lebih banyak mengenai mekanisme penganggaran supaya tidak sembarangan mengklaim bantuan sebagai jerih payahnya sendiri,” tegas dia.

ewy

lowongan pekerjaan
PENGAWAS&ESTIMATOR, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JUAL DAIHATSU Terios’09 TX AD-Solo,NomerCantik,An/Sendiri,Istimewa,Harga Nego,Hub:08…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…