Selasa, 26 Mei 2009 16:40 WIB News Share :

Gerindra bantah Prabowo dipecat TNI

Jakarta–DPP Partai Gerindra membantah bahwa Ketua Dewan Pembina Gerindra Letjen TNI Purnawirawan Prabowo Subianto beberapa tahun lalu dipecat TNI-AD, karena yang benar adalah dia diberhentikan dengan hormat.

“Prabowo dalam karier militernya diberhentikan dengan hormat dari TNI-AD sehingga pernyataan Rizal  Mallarangeng tidak beralasan,” kata Wakil Ketua DPP Partai Gerinda Fadli Zon di Jakarta, Selasa.

Fadli Zon mengatakan Prabowo menerima pemberhentian tersebut karena itu keputusan politik sebagai konsekuensi dari garis komando di TNI-AD yang dijunjung tingginya.

“Garis staf Prabowo bersih sehingga Rizal Mallarangeng harus mengklarifikasi pernyataannya, kemarin (Senin),” ujar Fadli.

Juru bicara tim Kampanye Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Rizal Mallarangeng pada hari Senin di Jakarta mengatakan bakal calon wakil presiden Boediono sama sekali tidak pernah dipecat oleh lembaga mana pun juga, sedangkan Prabowo telah dipecat oleh TNI-AD.

“Pak Boediono tidak pernah dipecat. Sedangkan Pak Prabowo jelas dipecat oleh TNI-AD,” kata Rizal.

Pangkat terakhir Prabowo adalah letnan jenderal purnawirawan dengan jabatan terakhirnya adalah Komandan Sekolah dan Staf Komando (Sesko) ABRI di Bandung dan sebelumnya menjadi Komandan Jenderal  Komando Pasukan Khusus TNI atau Kopassus yang berpusat di Cijantung, Jakarta Timur.

Sekalipun Rizal menegaskan bahwa Prabowo dipecat sebagai anggota TNI, salah satu anggota tim kuasa hukum Prabowo yakni Mahendradatta menegaskan mereka tidak akan menuntut Rizal akibat ucapannya tersebut.

“Kami menilai pernyataan Rizal bukan tindak pidana sehingga tidak perlu diproses hukum,”ujarnya.

Mahendradatta menafsirkan pernyataan Rizal itu sebagai bentuk kepanikan karena telah merasa kalah.

“Jadi silahkan klarifikasi sajalah karena Prabowo Subianto sekali lagi tidak dipecat karena sebenarnya diberhentikan dengan hormat dari TNI-AD,” katanya.
Ant/tya

LOWONGAN PEKERJAAN
Taman Pelangi Jurug, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…