Senin, 25 Mei 2009 19:14 WIB Feature,Pendidikan Share :

Pencairan insentif GTT/PTT tunggu SK Walikota

Solo (Espos)--Pencairan insentif bagi guru/pegawai tidak tetap (GTT/PTT), baik dari APBN, APBD Provinsi Jateng maupun APBD Kota Solo, saat ini tinggal menunggu surat keputusan (SK) Walikota.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Amsori, ditemui di Balaikota, Senin (25/5) mengungkapkan, pencairan insentif bagi GTT/PTT prosesnya tidaklah mudah.

Pertama-tama, pihaknya harus menentukan GTT yang akan menerima insentif berdasarkan kuota jam mengajar. Misalnya, untuk guru yang dalam sepekan mengajar selama 24 jam mendapat insentif dari APBN, sepekan mengajar selama 18 jam mendapat insentif dari APBD Provinsi Jateng dan sisanya mendapat dari APBD Kota Solo.

“Pencairan insentif itu tidak boleh asal mengajukan nama-nama GTT. Tapi harus ditentukan siapa yang mendapat insentif dari pusat, dari provinsi dan dari kota, berdasarkan kuota jam mengajar selama sepekan. Lalu dibuatkan SK Walikota,” jelas Amsori.

Menurut Amsori, saat ini penentuan kuota itu sudah dilakukan. Dengan demikian, sekarang tinggal menunggu SK Walikota. Dia mengatakan sudah mengajukan SK itu.
Ditanya berapa jumlah GTT yang mendapatkan insentif pada tahun ini, Amsori mengaku tidak hapal. Namun, menurutnya, jumlah GTT itu tidak sebanyak tahun sebelumnya.

“Mestinya tidak sebanyak tahun lalu. Soalnya kan ada sebagian yang sudah diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Jadi mestinya jumlah yang menerima insentif berkurang,” katanya.

Dia juga mengaku belum bisa memastikan apakah nilai insentif itu jadi naik. Kemungkinannya masih sama dengan tahun lalu, yaitu Rp 200.000/orang/bulan bagi yang mendapat dari APBN, Rp 150.000/orang/bulan bagi yang mendapat dari APBD Provinsi Jateng dan Rp 100.000/orang/bulan bagi mendapat dari APBD Kota Solo.

Pada bagian lain, Walikota Solo, Joko Widodo, saat ditanya mengaku belum menerima pengajuan SK pencairan insentif untuk GTT/PTT itu. Kendati demikian, dia memastikan secepatnya akan menandatangani SK itu jika sudah sampai di mejanya.

“Belum, sampai saat ini saya belum terima pengajuan untuk pembuatan SK itu dari Disdikpora. Mungkin saja masih ada di bagian umum atau staf saya. Tahu sendirilah, prosesnya kan panjang. Tapi saya pastikan, kalau untuk hal-hal sepenting itu, pasti akan saya dahulukan,” katanya.

Sebagaimana diinformasikan, kalangan GTT/PTT mulai mempertanyakan insentif bagi mereka yang hingga bulan Mei ini belum juga cair. Demikian pula, mereka mempertanyakan kepastian apakah insentif itu jadi naik atau tidak.

shs

lowongan pekerjaan
Bagian Umum, Bagian Administrasi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) DP Mura…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Komunisme dan Logika Kita

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (23/9/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, seorang editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Mungkin kita pernah membaca pernyataan bahwa adanya kemiskinan dan ketimpangan ekonomi…