Senin, 25 Mei 2009 15:07 WIB News Share :

Operator luar negeri bisa ikut tender pengelolaan jembatan Suramadu

Jakarta–Operator luar negeri diperbolehkan ikut serta dalam tender pengelolaan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) di Jawa Timur. Rencananya, tender akan dilakukan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam 18 bulan mendatang.

”Yang memberikan bagi hasil paling tinggi bagi pemerintah, dan yang masa pengusahaannya paling pendek bisa (ikut),” kata Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Bambang Susanto, di Jakarta, Senin (25/5).

Bambang menjelaskan, Badan Pengatur Jalan Tol akan mengoperasikan sementara jembatan yang rencananya akan diresmikan bulan depan itu. Sembari mengoperasikan, Badan Pengatur juga akan menyiapkan tender pengelola jalan tol yang menelan investasi lebih dari Rp 4 triliun itu.

”Ini kan model pertama jalan tol yang dibuat pemerintah kemudian setelah jadi baru dikasih ke swasta. Nah, sesuai undang-undang BPJT yang berwenang melaksanakan tender,” ujarnya.

Jembatan Suramadu merupakan jembatan terpanjang di Indonesia yang memiliki total panjang 5.438 meter yang terbagi jalan penghubung sisi Surabaya 1.458 meter, dan causeway sisi Madura 1.818 meter. Adapun bentang tengah panjang keseluruhan jembatan ini mencapai 2.162 meter.

Tempointeraktif/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…