Senin, 25 Mei 2009 18:35 WIB Sragen Share :

Oknum Depag terancam sanksi tegas

Sragen (Espos)–Oknum pejabat Departemen Agama (Depag) Kabupaten Sragen terancam dikenai sanksi tegas terkait dugaan praktik pungutan liar (Pungli) yang dilakukan pada guru tidak tetap (GTT) di lembaga setempat.

Kepala Depag Sragen, Muslim Umar kepada wartawan ditemui di sela ziarah ke Makam Imogiri Yogyakarta, Senin (25/5) mengatakan, seluruh proses perekrutan GTT menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Depag sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Jika saat ini mencuat adanya dugaan Pungli yang dilakukan salah satu oknum pejabat di lingkup Depag dengan besaran tarikan antara Rp 20 juta sampai Rp 30 juta, dengan tegas Muslim membantahnya.

“Saya akan meminta klarifikasi dulu kepada pegawai yang ngurusi proses pengangkatan GTT itu. Tapi sejauh ini saya menilai tidak ada Pungli seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Muslim menjelaskan, beberapa sanksi tegas siap dijatuhkan apabila tuduhan praktik Pungli terbukti dilakukan salah satu pegawainya. Hingga kini Muslim masih terus mengumpulkan keterangan serta bukti-bukti terkait tuduhan Pungli tersebut. “Jika nanti memang terbukti tentu akan ada sanksi tegas. Bentuknya seperti apa kami belum tahu,” jelasnya.

isw

lowongan pekerjaan
DESIGN GRAFIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…