Senin, 25 Mei 2009 15:02 WIB Feature,Hukum Share :

Mabes Polri ringkus 13 orang tersangka penipuan

Jakarta–Mabes Polri berhasil meringkus 13 orang tersangka penipuan. Mereka melakukan penipuan tidak hanya terhadap pejabat di Indonesia, tetapi juga pejabat negara asing. “Dia menghubungi pejabat di luar negeri. Dalam rangka pesta demokrasi mereka meminta bantuan berupa uang. Mereka sangat ahli, berhasil hingga menghubungi pejabat 32 negara.”

Hal ini disampaikan oleh Wakabareskrim Mabes Polri, Irjen Pol Hadiatmoko dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo Jakarta Selatan, Senin (25/5).

Menurut Hadiatmoko, ketika menghubungi pejabat dari negara asing tersebut, mereka mengaku dari tim sukses parpol tertentu. Terakhir, kata Hadiatmoko, seorang pejabat dari Brunei ditipu hingga Rp 20 Miliar.

“Dalam rangka pemilu kami minta dikirim Rp 20 miliar,” ucap Hadiatmoko menirukan pelaku.

Hadiatmoko menambahkan, ketika melakukan aksinya mereka membagi peran masing-masing. Di antara mereka ada yang bertugas mencari nomor telepon dan alamat pejabat, membuka rekening dan menghubungi korbannya.

“Mereka mengancam kalau tidak kirim uang akan memutasi,” imbuh jenderal bintang dua tersebut.

Para pelaku sudah sejak satu pekan lalu berhasil diringkus. Mereka ditangkap dari berbagai kota di wilayah Jawa.

“Dari 13 tersangka kita masih memburu dua orang lagi, bos dan ajudannya yang sudah lari ke luar Jawa,” terang Mantan Kapolda Riau tersebut.

Selain pejabat luar negeri, mereka juga menipu pejabat perbankan dan Pemda. Terhadap para pelaku polisi menjerat pelaku dengan pasal 378 jo 264 KUHP dan pasal 3 dan 6 undang-undang tindak pidana pencucian uang.

Barang bukti yang diamankan antara lain, 135 lembar KTP, 15 Handphone, 30 kartu ATM dari berbagai bank.

“Nomor PIN ATM mereka sama semua yaitu, 8888 biar mudah untuk mengeceknya,” tandas Hadiatmoko.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…