Minggu, 24 Mei 2009 18:00 WIB Boyolali Share :

Jembatan Dusun Selo Dhuwur ambrol

Boyolali (Espos)–Jembatan di Dusun Selo Dhuwur, Desa Selo, Kecamatan Selo yang menjadi jalur utama pendakian Gunung Merbabu sejak lebih dari setengah tahun lalu putus namun belum mendapat perbaikan hingga kini. Jembatan yang terbuat dari semen tersebut, ambrol total setelah diterjang longsor beberapa kali.

Putusnya jembatan tersebut menghambat aktifitas perekonomian warga kampung di Dusun Selo Dhuwur, selain juga para pendaki. Sementara ini, warga telah membangun jembatan darurat yang terbuat dari bambu agar bisa tetap melintas.

Hanya saja, jembatan darurat ini hanya bisa dilewati pejalan kaki dan pengendara motor. Sementara bagi pengendara kendaraan roda empat, tidak bisa. Sebelum ambrol jembatan itu sering dilewati mobil bahkan truk. Kini, bagi pengendara mobil untuk dapat ke Dusun Selo Dhuwur harus memutar dengan melewati medan yang sempit dan curam.

Salah seorang warga, Ngateman, 36, mengatakan putusnya jembatan tersebut disebabkan longsor yang terjadi sekitar akhir tahun lalu. Awalnya, jembatan itu masih bisa dilalui, namun setelah diterjang tiga kali longsoran, jembatan itu ambrol total. Bahkan kini sebagian badan jalan di sekitar jembatan ikut tergerus dan nyaris putus total.

“Pada saat pertama ambrol sudah ditinjau oleh orang Pemkab, dan sudah di foto. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. Padahal warga sudah menunggu,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Minggu (24/5).

kha

lowongan pekerjaan
PT. SARANA SURAKARTA VENTURA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL JL CPT Taft GT4x4’94,Body Kaleng,Ori,Asli KLATEN:081391294151 (A00593092017) “…
  • LOWONGAN CARI PTIMER 2-4 Jam/Hari Sbg Konsltn&SPV Bid.Kshtn All Bckgrnd Smua Jursn.Hub:0811.26…
  • RUMAH DIJUAL Jual TNH&BGN HM 200m2,LD:8m,Strategis,Makamhaji,H:08179455608 (A00280092017) RMH LT13…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Peringkat dan Mutu Perguruan Tinggi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/9/2017). Esai ini karya Johan Bhimo Sukoco, dosen Ilmu Administrasi Negara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Slamet Riyadi, Solo. Alamat e-mail penulis adalah johanbhimo@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO — Kementerian Riset Teknologi dan…