Sabtu, 23 Mei 2009 18:53 WIB Feature,Hukum Share :

Tewas usai konsumsi Miras

Grobogan (Espos)–Setelah sempat dirawat di rumah sakit, Gunadi, 28, warga Kampung/Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi akhirnya meninggal dunia. Korban meninggal diduga setelah mengonsumsi minuman keras (Miras).

Menurut Sunardi, 52, ayah korban kepada wartawan, Sabtu (23/5), anaknya tersebut mengaku menenggak Miras Rabu lalu. Kemudian sehari setelah itu, Kamis malam (21/5) korban muntah beberapa kali.

Gunadi sempat dikeroki dan minum air putih cukup banyak untuk mengurangi sakit oleh keluarga. Hanya saja, sambung Sunardi, karena kondisi tubuhnya kian melemah dan tidak menunjukan tanda-tanda bakal sembuh, akhirnya dibawa ke balai pengobatan, Jumat (22/5) dini hari.

Namun karena kondisi korban yang tidak menunjukan perubahan dan semakin melemah akhirnya disarankan untuk dibawa ke rumah sakit, Oleh keluarga akhirnya korban dilarikan ke rumah sakit.

Naas kendati sudah mendapat pertolongan agar kondisinya kembali pulih, korban akhirnya tak bisa bertahan dan meninggal di rumah sakit. Kendati kuat dugaan penyebab kematian korban akibat Miras, tapi pihak keluarga belum mengetahui secara jelas di mana korban mengonsumsi Miras.

Pasalnya, lanjut Sunardi, anaknya tak menjelaskan ke keluarga di mana dia mengonsumsi Miras. Korban hanya bercerita habis minum Miras, Rabu lalu kemudian menderita sakit serta muntah sebelum akhirnya meninggal di rumah sakit (RS) Yakkum Purwodadi.

Sunardi mengaku pasrah atas peristiwa yang menyebabkan anaknya meninggal. Sementara kerabat korban, Ngatiman, 23, meminta agar pihak berwajib menyelidiki kejadian ini. Mengingat kematian korban diduga akibat Miras, sehingga polisi diminta mengusut dan menangkap penjual Miras yang membahayakan itu.

rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…