Sabtu, 23 Mei 2009 20:24 WIB News,Feature Share :

Pencarian korban Hercules dihentikan

Magetan–Proses pencarian jenazah korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI AU di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jatim, Sabtu, akhirnya dihentikan.

Hal ini mengingat jumlah manifes penumpang yang didapatkan dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma, Jakarta, dengan kenyataan yang ada di lapangan telah sesuai.

“Berdasarkan hal tersebut, proses pencarian korban tewas jatuhnya pesawat Hercules dihentikan. Karena, jumlahnya telah sesuai dan proses identifikasi juga telah selesai dilakukan,” ujar Kepala Seksi Base Operasional, Mayor Peberbangan Ali Sudibyo,

Menurut dia, dengan selesainya proses pencarian korban tewas, maka tim evakuasi tinggal melakukan pemotongan bagian-bagian besar wing dan ekor bangkai pesawat untuk memudahkan proses evakuasi.

Pantauan di lapangan menunjukkan, fokus evakuasi masih pada mengangkut sayap pesawat yang menimpa rumah warga. Termasuk juga memotong badan pesawat untuk dibawa ke Pangkalan Udara Iswahyudi, Magetan.

“Kami masih menggunakan gergaji mesin dan las listrik untuk memotong-motong bangkai pesawat menjadi beberapa bagian. TNI Angkatan Udara menargetkan, proses pembersihan badan pesawat selesai tiga hari terhitung sejak Jumat (22/5),” katanya.

Ratusan aparat gabungan, baik TNI Angkatan Udara, Angkatan Darat, maupun polisi, bergotong-royong membersihkan keping-keping pesawat dari lokasi kejadian. Potongan-potongan bangkai pesawat tersebut dikirim ke Lanud Iswahyudi.

Disinggung soal berapa jumlah pastinya korban tewas akibat kecelakaan pesawat Hercules yang selama ini masih simpang-siur, Ali Sudibyo mengaku hal tersebut bukan merupakan kewenangannya.

“Tanggung jawab kami hanya sebatas mengevakuasi korban dan bangkai pesawat,” tegasnya.

ant/fid

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…