Sabtu, 23 Mei 2009 17:16 WIB Feature,News Share :

Mega janjikan Prabowo 10 kursi menteri

Jakarta–Salah satu alasan mengapa Prabowo Subianto akhirnya luluh dan bersedia berpasangan dengan Megawati dalam Pilpres 2009 karena ada deal tentang pembagian kekuasaan. Mega menjanjikan Prabowo 10 kursi menteri jika pasangan Mega-Prabowo menang.

“Yang saya tahu Gerindra akan diberikan 10 menteri yang akan ditentukan sendiri oleh Pak Prabowo. Sedangkan kursi menteri lainnya akan ditentukan secara bersama antara Mega dan Prabowo,” ujar Ketua Umum DPP Partai Gerindra Suhardi di sela-sela Rakernas di Hotel Grand Kemang, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (23/5).

Dalam pembagian kekuasaan itu, lanjut Suhardi, Prabowo yang saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Gerindra,  juga mendapatkan kewenangan luas di bidang perekonomian. Prabowo diberi kewenangan ini, karena Megawati percaya Prabowo bisa mengelola perekonomian Indonesia yang pro rakyat.

“Menteri bidang perekonomian dan pertanian yang nanti akan diserahkan kepada Prabowo,” ujar Suhardi.

Sementara itu, menurut sumber, sepuluh kursi menteri yang dijanjikan Mega kepada Prabowo adalah Menteri Pertahanan, Menko Perekonomian, Menteri Kelautan, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan, Menteri Kehutanan, Menneg BUMN, Menteri Perindustrian, Menteri Pertanian, dan Menakertrans.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
SPG COUNTER BATIK & SALES COUNTER CAR RENTAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply


Iklan Cespleng
  • MOBIL DIJUAL TERIOS TS’2008,Mulus/Gagah R18,Comp AC Baru,Silver,125JtNego, Hub=085640166830 (A001…
  • LOWONGAN CR SALES Konveksi,Wanita,Usia 24-38Th,Gaji Pokok+Uang Makan+Bensin+Bonus.Hub:DHM 082134235…
  • RUMAH DIJUAL DIJUAL RUMAH Sederhana,Jl,Perintis Kemerdekann No.50(Utara Ps.Kabangan)L:12×7 Hub:081…
Lihat Semua Iklan baris!

Kolom

GAGASAN
Rabun...

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (11/9/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO¬†— Judul esai saya ini saya adopsi dari terminologi Profesor Theodore Levitt tentang marketing myopia atau…