Jumat, 22 Mei 2009 11:24 WIB News Share :

TNI AU
Penumpang Sipil itu adalah oknum

Jakarta—–TNI AU menegaskan keberadaan keluarga prajurit di pesawat Hercules yang jatuh di di Magetan, Jawa Timur memang diperbolehkan. Sedangkan penumpang sipil lainnya dilarang.

“Penumpang sipil di pesawat itu adalah oknum. Kalau keluarga prajurit memang diperbolehkan. Itu bagian dari kesejahteraan prajurit, di manapun pesawat itu singgah kita beri kesempatan,” kata Kadispen TNI AU Marsma Bambang Soelistyo di Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Jumat (22/5).

Menurut Bambang, keluarga prajurit yang hendak ikut dalam pesawat TNI AU harus mengikuti proses administrasi.

“Ada surat izin jalan bagi keluarga,” katanya.

Bambang menyatakan, TNI AU masih memfokuskan penyelidikan penyebab jatuhnya pesawat Hercules tersebut. Sedangkan penyelidikan penumpang sipil yang bukan keluarga prajurit akan dilakukan belakangan.

“Itu (oknum) nanti belakangan, yang utama adalah mencari penyebab kecelakaan,” katanya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…