Jumat, 22 Mei 2009 10:53 WIB News,Feature Share :

Perkembangan agama alami pertemuan spesifik

Denpasar—--Perkembangan dan perjalanan agama dalam memasuki berbagai negara di belahan dunia, senantiasa mengalami pertemuan yang spesifik dengan bangsa-bangsa yang masing-masing telah memiliki kebudayaan awal.

“Yang terjadi adalah `pencerapan` agama-agama `besar` secara spesifik oleh para pendukung berbagai kebudayaan awal itu. Dalam hal ini dapat dikatakan, terjadi resepsi agama dalam budaya,” kata Prof Dr Edi Sedyawati dari Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) di Sanur, Bali, Jumat (22/5).

Ketika tampil sebagai pembicara pada Seminar Nasional terkait Temu Karya Ilmiah dan Lomba Keterampilan Akademik Keagamaan Perguruan Tinggi Hindu se Indonesia, Ia menambahkan, dalam “resepsi agama dalam budaya” itu dapat diasumsikan terjadi beberapa kemungkinan suatu agama (baru) bisa diterima sepenuhnya dan ditambahkan pada substansi budaya yang telah ada.

Selain itu, katanya, bisa juga suatu agama baru diterima sepenuhnya dan mengubah substansi budaya yang telah ada.

Dengan demikian, menurut dia, agama baru tersebut diterima sangat selektif, serta ditambahkan pada substansi budaya yang ada.

Guru Besar Universitas Indonesia menjelaskan, substansi dari agama yang “dikenai” resepsi dalam budaya tersebut terdiri atas ajaran-ajaran dasar berkenaan dengan konsep ke-Tuhan-an, proses, struktur alam dan dunia manusia.

Selain itu, katanya, juga menyangkut praktek dasar pelaksanaan ibadah, perilaku sosial serta benda-benda khusus yang digunakan dalam pelaksanaan hidup beragama.

Mantan Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan Nasional itu menambahkan, aspek-aspek sosial dapat dikaji dalam berbagai konteks yang dibatasi oleh wilayah maupun waktu.

“Aspek sosial lainnya juga dapat dipelajari secara sinkronik maupun diakronik,” ujar Edi Sedyawati.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…