Kamis, 21 Mei 2009 19:09 WIB News Share :

Pembangunan Pasar Argo di Grobogan terancam molor

Grobogan (Espos)–Rencana pembangunan pasar agrohortikultura di Jalan Gajah Mada yang bakal digunakan untuk menampung pedagang Pasar Fajar terancam molor. Pasalnya belum ada titik temu antara Pemkab Grobogan dengan sejumlah paguyuban pedagang pasar tersebut.

Padahal Pemkab Grobogan melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sudah menganggarkan dana senilai Rp 7, 8 miliar untuk mengurug sekaligus pembangunan fisik Pasar Agro tersebut di lahan milik Pemkab setempat.

Menurut Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Grobogan Ir Muhammad Chanif kepada Espos, Kamis (20/5), belum adanya kesepakatan antarpedagang Pasar Fajar mengenai lokasi yang baru tersebut karena muncul kekhawatiran pada diri pedagang.

“Para pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Fajar yang menempati lokasi Jalan A Yani, Banyuono dan koplak dokar, khawatir jika mereka pindah lokasi lama digunakan pedagang lain,” ujar Chanif.

Tidak hanya itu, lanjutnya, ada sejumlah pedagang yang mau pindah asal di lokasi yang baru mereka minta agar bisa menempati di pinggir jalan Gajah Mada. Hal ini tentu saja tidak dipenuhi, mengingat pemindahan mereka ke lokasi yang baru tujuannya agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Mereka dipindah karena keberadaan mereka di Jalan A Yani Purwodadi dianggap mengganggu arus lalu lintas dan kebersihan lingkungan,” tutur Chanif.

Oleh karena belum ada titik temu, sambungnya, Pemkab akan menggelar pertemuan dengan beberapa paguyuban pedagang yang ada di Pasar Fajar tersebut dalam waktu dekat. Diharapkan bisa segera ada kesepakatan sehingga pasar bisa dibangun.

Hal ini tambah Chanif, mengingat tahun anggaran 2009 sudah hampir selesai sehingga diharapkan Juni ada kesepakatan, Juli proses lelang dan Agustus sudah bisa mulai dilakukan pembangunan fisik Pasar Agro.

rif

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…