Kamis, 21 Mei 2009 19:47 WIB Sukoharjo Share :

Jamin kelancaran proyek, nama Wabup dicatut

Sukoharjo (Espos)–Wakil Bupati (Wabup) Sukoharjo, Drs Mohammad Toha mengeluhkan pencatutan namanya oleh pihak tak bertanggung jawab yang disebut-sebut menjanjikan kelancaran proyek bagi sejumlah rekanan.

“Belum lama ini, seorang rekanan menghubungi saya untuk mengkonfirmasi telepon dari seseorang yang mengaku sebagai ajudan saya dan menjanjikan kelancaran proyek,” jelas Toha melalui sambungan telepon dengan Espos, Rabu (20/5). Menurut Toha, pria yang menghubungi rekanan tersebut mengaku bernama Heri dan berprofesi sebagai ajudan Toha.

Pria tersebut, jelasnya, lantas menjanjikan dapat memuluskan usaha rekanan untuk mendapat proyek pemerintah dengan jaminan nama Toha. Untuk itu, para rekanan diminta menghubungi nomor telepon tertentu yang diklaim sebagai nomor telepon Wakil Bupati Sukoharjo itu. Beruntung, kata Toha, salah satu rekanan yang dihubungi pria tak dikenal itu lantas langsung menghubunginya karena curiga.

Pasalnya nomor yang diberikan berbeda dengan nomor telepon seluler Toha. “Saya memang punya ajudan bernama Heri, tapi saya percaya dia tidak mungkin melakukan hal seperti itu, hal ini juga sudah saya tanyakan kepada Heri,” kata dia.

Lantaran penasaran, Toha mengaku sempat menghubungi nomor telepon Toha gadungan yang sempat diberikan kepada rekanan. Anehnya, saat ia menghubungi, sang penelpon mengaku bernama Mohammad Toha. “Padahal saya sendiri yang menelpon, tapi orang itu mengaku sebagai saya,” kata dia. Toha sendiri mengaku hanya memiliki satu nomor kontak.

Terkait kasus pencatutan ini, Toha meminta seluruh rekanan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi semacam itu. Ditegaskannya, ia tidak pernah menggunakan kekuasaan untuk berlaku kolusi seperti itu. “Saya tidak ikut campur dalam proses lelang dan sebangsanya. Semua proyek pemerintah harus berjalan sesuai prosedur,” tegas dia.

Meski merasa dirugikan, Toha mengaku belum berniat melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

ewy

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…