Minggu, 19 April 2009 20:45 WIB Boyolali Share :

Bupati janjikan perlindungan bagi pedagang Pasar Boyolali Kota

Boyolali (Espos)—-Bupati Boyolali Sri Moeljanto menjanjikan perlindungan kepada para pedagang Pasar Boyolali Kota saat nanti menempati bangunan pasar setelah selesai dibangun.

Bupati mengatakan setelah Pasar Boyolali selesai dibangun, para pedagang akan terakomodasi menempati lokasi untuk berdagang sesuai dengan jatah mereka masing-masing.

“Pedagang akan mendapatkan perlindungan saat kembali ke Pasar Boyolali. Pedagang akan menempati lokasi sesuai jatah mereka masing-masing,” ujar Bupati di hadapan para pedagang saat pengundian penempatan kios dan petak los ke pasar darurat di Lantai 2 Pasar Boyolali, Selasa (31/3).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, perlindungan tersebut akan diberikan kepada para pedagang karena pihaknya tidak ingin kejadian di sejumlah pasar, seperti di Pasar Ampel maupun Pasar Pengging terulang.

Bupati juga mengharapkan proses pindahan pedagang ke pasar darurat yang dijadwalkan pada Sabtu (4/4) bisa berjalan dengan lancar dan tanpa masalah.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Boyolali, Ayib Rosyidi, mengatakan ada sebanyak 334 pedagang yang mengikuti undian penempatan kios dan petak los ke pasar darurat. Masing-masing terdiri dari 75 pedagang yang memiliki kios dan 259 pedagang los.

“Penempatan pedagang di pasar darurat dibagi dalam dua blok, yakni Blok untuk pedagang pakaian yang akan menempati lokasi mulai dari nomor urut 1 sampai dengan 83 dan Blok non-pakaian mulai dari nomor urut 84 hingga 259,” ujar Ayib.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk pedagang yang memiliki lebih dari satu kios, maka di pasar darurat pedagang tersebut juga akan mendapatkan jatah sesuai dengan jumlah yang kios yang dimiliki di pasar lama.

Dia mengatakan, saat ini para pedagang yang masih bertahap di Pasar Boyolali sudah siap untuk diboyong ke pasar darurat.

“Bahkan ada sebagian pedagang, kebanyakan pedagang pakaian yang sudah menutup kios mereka di pasar lama,” ujar dia.

Sedangkan Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Boyolali (P3B), M Ichsanudin, mengatakan pada saat pindahan pedagang ke pasar darurat pada 4 April mendatang, pedagang akan melakukan doa bersama.

Oleh: Aeranie Nur Hafnie

LOWONGAN PEKERJAAN
PT.ARTABOGA CEMERLANG, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…