Senin, 30 Maret 2009 21:53 WIB Wonogiri Share :

Kasus dugaan money politics mulai disidangkan

Wonogiri (Espos)—-Persidangan kasus dugaan money politics dengan terdakwa Caleg PAN untuk DPR, Tuti Indarsih Loekman Soetrisno, Senin (30/3) mulai digelar di ruang sidang Kantor Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri.

Persidangan tersebut tergolong cepat, karena pelimpahan berkas dari kepolisian baru dilakukan Senin pagi dan siang sekitar pukul 14.00 WIB digelar sidang kali pertama.

Sidang dipimpin ketua majelis hakim Thomas Tarigan dengan anggota Batubara dan Teguh Santoso dengan agenda pembacaan dakwaan dan pemeriksaan saksi.

Jaksa Bagus Suteja dan Dian Fritz Nalle saat itu hadir, sedangkan terdakwa didampingi penasehat hukum dari LAPAN (Lembaga Advokasi PAN) Semarang, Bambang Joyo Supeno.

Seusai jaksa Bagus membacakan dakwaan, majelis menyumpah delapan saksi yang terdiri atas, tiga anggota Panwaslucam Nguntoronadi, yakni Agus Effendi, Cahyono Handono Adi dan Muh Nasikin, juga Sri Prihartini, warga Kulurejo, Nguntoronadi, Warsini, warga Kulurejo, Ngontoronadi, suami isteri Budi Listiyanto dan Ny Emi Nur Laili dan Ari Susanto, warga Nagan, Gemantar, Selogiri.

Sementara dua saksi yang diajukan penasehat hukum terdakwa, yakni Sutikno dan Mulyatmo belum hadir saat pengambilan sumpah saksi.

Hadir juga Ketua DPD PAN Wonogiri, Subandi, Caleg PAN untuk DPR, Ibnu, Caleg PAN untuk Dapil Wonogiri 2, Oktaviana Didik Suryono.

Jaksa Bagus Sutejo dan Kapolres Wonogiri AKBP Agus Djaka Santoso melalui Kasatreskrim AKP Sugiyo saat ditemui Espos sebelum persidangan mengatakan percepatan diperlukan agar tidak ada kedaluarsa.

“Dengan langsung disidangkannya kasus tersebut setelah berkas dilimpahkan, maka persidangan tidak akan kesulitan dan terdakwa tidak akan melarikan diri,” ujar Kasatreskrim.

Sementara itu, Bambang Joyo Supeno, penasehat hukum Tuti Indarsih mengatakan pihaknya menginginkan percepatan persidangan, sebaik iktikad baik dari terdakwa.

Majelis hakim, Thomas Tarigan mengatakan dalam sidang cepat tidak ada eksepsi dari terdakwa.

“Namun demi keadilan eksepsi bisa dilakukan singkat karena perkara ini (Pemilu) bukan perkara biasa,” ujarnya.

Oleh: Trianto Hery Suryono

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…